Universitas Amikom Purwokerto
  • Spirit
  • Creative
  • Success

Artikel Humas

Merancang Bangun dan Menganalisa Wide Area Network

⁷WAN(Wide Area Network)

WAN Merupakan jaringan komunikasi data yang secara geografis mencakup area yang sangat luas, lingkup nasional, regional dan global dan sering menggunakan sarana fasilitas transmisi umum seperti telepon, kabel bawah laut ataupun satelit.Protokol yang digunakan dalam WAN
Media yang melayani komunikasi WAN adalah termasuk dalam Physical layer dalam 7 OSI Layer. Data yang lalu-lalang di dalam media WAN tersebut diatur dengan menggunakan seperangkat aturan yang ada di dalam layer Data link dalam 7 OSI layer.

Gambaran dari sebuah WAN :

Seperangkat peraturan atau yang sering disebut dengan istilah protokol ini, mengatur bagaimana si pengirim dan penerima data dapat menggunakan media WAN tersebut secara teratur. Pembungkusan data dalam layer Data link ini sering disebut dengan enkapsulasi. Untuk itu, protokol pengatur ini sangatlah penting ditentukan dalam penggunaan media WAN.

Berikut ini adalah protokol-protokol pengatur penggunaan media WAN:
– Point-to-Point protocol (PPP)
Protokol PPP adalah merupakan protokol standar yang paling banyak digunakan untuk membangun koneksi antara router ke router atau antara sebuah host ke dalam jaringan dalam media WAN Synchronous maupun Asynchronous.

– Serial Line Internet Protocol (SLIP) SLIP merupakan pendahulu dari PPP yang banyak digunakan dalam membangun koneksi serial  Point-to-Point yang menggunakan protokol komunikasi TCP/IP.
– High-level Data Link Control (HDLC) Protokol layer data link ini merupakan protokol ciptaan Cisco System, jadi penggunaan protokol ini hanya ketika sebuah jalur WAN digunakan oleh dua buah perangkat router Cisco saja. Apabila perangkat selain produk Cisco yang ingin digunakan, maka protokol yang digunakan adalah PPP yang merupakan protokol standar.

– X.25/LAPB X.25 merupakan standar buatan organisasi standardisasi ITU-T yang mendefinisikan cara koneksi antara perangkat DTE (Data Terminal Equipment) dengan DCE (Data Communication Equipment) yang memungkinkan perangkat-perangkat komputer dapat saling berkomunikasi. Kelebihan dari X.25 adalah kemampuannya untuk mendeteksi error yang sangat tinggi. Maka dari itu, protokol komunikasi ini banyak digunakan dalam media WAN analog yang tingkat error-nya tinggi.

– Frame Relay Frame relay merupakan protokol yang khusus digunakan untuk membuat koneksi WAN jenis Packet-Switched dengan performa yang tinggi. WAN protokol ini dapat digunakan di atas berbagai macam interface jaringan. Karena untuk mendukung performanya yang hebat ini, frame relay membutuhkan media WAN yang berkecepatan tinggi, reliabel, dan bebas dari error.
– Asynchronous Transfer Mode (ATM) ATM merupakan sebuah protokol standar internasional untuk jaringan cell relay, di mana berbagai macam servis seperti suara, video, dan data digandeng bersamaan dengan menggunakan cell-cell yang berukuran tetap. Protokol ATM banyak digunakan untuk memaksimalkan penggunaan media WAN berkecepatan sangat tinggi seperti Synchronous Optical Network (SONET).

Networking telah tumbuh secara eksponensial dalam 15 tahun terakhir dan mengalami perubahan yang begitu pesat mulai dari kebutuhan pengguna yang mendasar seperti berbagi data dan printer,sampai kebutuhan yang lebih tinggi seperti video conference.

Kondisi lainnya ketika harus membagi sebuah network yang besar menjadi network-network yang lebih kecil karena unjuk kerja (performance)network yang lambat membagi sebuah network yang besar menjadi network-network yang lebih kecil dinamakan network segmentation yang bisa dilakukan dengan menggunakan router,switch dan bridge.

Kemungkinan penyebab dari congestion pada lalu lintas jaringan adalah

• Terlalu banyak host (host artinya peralatan-peralatan yang terhubung ke jaringan yang bisa mengirimkan dan menerima informasi, bisa berupa komputer,workstation server,printer dan lain-lain)di dalam sebuah broadcast domain.

•     Broadcast stroom (badai broadcast)

• Multicasting

• Bandwith yang kecil

Router digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih network dan bertugas sebagai perantara dalam menyampaikan data antar network.router berfungsi membagi atau memecah sebuah broadcast domain.broadcast domain adalah kumpulan dari peralatan-peralatan di dalam segmen tersebut.setiap peralatan dalam network harus membaca dan memproses data dari broadcast tersebut. Hal ini terjadi kecuali mempunyai sebuah router.ketika interface dari router menerima paket broadcast, ia akan mengatakan “ tidak,menerima kasih”. Kemudian mengatakan broadcast tersebut tanpa meneruskan ke network lain. Secara default router dikenal sebagai alat untuk memisahkan collision domain. Collision adalah kondisi dimana terjadi tabrakan antar data karena data-data tersebut berada pada waktu dan tempat yang sama pada sebuah kabel jaringan.

Dua keuntungan menggunakan router dalam jaringan adalah :

• Router secara default tidak meneruskan paket broadcast.

• Router  bisa menyaring network dengan menggunakan informasi pada layer 3 (network layer) seperti alamat IP.

Berbeda dengan router,switch tidak di gunakan untuk menghubungkan antara network tetapi di gunakan untuk memaksimalkan jaringan LAN . tugas dari switch yaitu membuat LAN bekerja lebih baik dengan mengoptimalkan untuk kerja (performance) menyediakan lebih banyak bandwith untuk pengguna LAN . switch tidak meneruskan paket ke jaringan lain. Switch hanya menghubungkan frame dari satu port lainnya pada jaringan dimana ia berada.

Secara default,switch memisahkan collision domain istilah collision domain adalah istilah di dalam Ethernet yang menggambarkan sebuah kondisi network, kemudian memaksa peralatan lain di segmen tersebut untuk memperhatikan paketnya.

Switch memisahkan collision domain tetap dengan 1 broadcast domain. Berbeda dengan switch. Router memisahkan broadcast domain pada setiap interfacenya .

Banyak yang mencampuradukkan istilah bridge dengan switch.bridge maupun switch pada dasarnya melakukan hal yang sama yaitu memisahkan collision domain pada LAN. Bridge pada umumnya hanya mempunyai dua atau empat port. Sedangkan switch mempunyai 16 port bahkan sampai ratusan port.sehingga switch di sebut juga multiport bridge.

Penggunaan bridge dalam sebuah network.berfungsi untuk mengurangi  collision pada broadcast domain dan menambah jumlah collision domain pada jaringan,yang otomatis kan menambah bandwith untuk para pengguna.
Sebagai gambaran berikut ini akan diuraikian secara singkat keperluan minimal untuk membangun sebuah jaringan komputer.

1. Perangkat Keras

Untuk jaringan komputer atau LAN (Local Area Network) sederhana mengandung beberapa komponen atau perangkat keras yang sangat penting dan merupakan kebutuhan utamanya. Perangkat keras yang dimaksud antara lain adalah:

* Komputer yang akan digunakan sebagai Server
* Beberapa komputer untuk workstation
* NIC (Network Interface Card)
* Wireless LAN
* HUB atau Swicth yang mendukung F/O
* Swicth Wireless
* Kabel UTP
* Kabel Telepon
* Conector RJ45 dan RJ11
* VDSL Converter
* UPS jika diperlukan

Peralatan tersebut merupakan kebutuhan standar dan harus ada untuk sebuah jaringan. Kemudian apabila jaringan komputer di kantor Anda akan ditingkatkan atau lebih besar lagi harus ditambah beberapa hardware lain seperti:

* Repeater
* Bridge
* Router

Nama;Eli

Twitter
WhatsApp
Telegram

Artikel Terkait

Hai sob, kalian semua tahu gak nih, kalau S1 Informatika memiliki fokus keilmuan...
IoRT – Internet of Robotic Things

Hai sob, kalian semua tahu gak nih, kalau S1 Informatika memiliki fokus keilmuan Robotika / AI, S1 Sistem Informasi ada Manajemen Sistem Informasi, dan S1

Info Terbaru
Hari
Jam
Menit
Detik

Pendaftaran Jalur Gelombang 3 (Tiga)