Humas dan Kerjasama

Universitas Amikom Purwokerto
  • Spirit
  • Creative
  • Success

Artikel Humas

Penelitian kanker baru sedang berlangsung di Universitas Dalhousie

Universitas Amikom Purwokerto, Kampus Teknologi dan Bisnis Jawa Tengah, Indonesia.

Penelitian kanker baru oleh Dalhousie menggabungkan teknologi baru dan kolaborasi dengan berbagai disiplin ilmu.

Dr. Paola Marignani, seorang peneliti yang bekerja di laboratorium Dalhousie, menerima dana untuk melakukan penelitian kanker payudara baru ini selama tiga tahun ke depan.

Dr. Marignani mengatakan penelitian ini berfokus pada mengapa beberapa wanita yang didiagnosis dengan jenis kanker payudara tertentu (kanker payudara positif HER2) merespons pengobatan dengan baik, sementara yang lain tidak.

“Teknologi baru ini memungkinkan kami untuk memecah tumor payudara dan mengurutkan DNA setiap sel, dan dengan melakukan itu, kami dapat memperoleh banyak informasi tentang kanker payudara individu,” katanya kepada CityNews.

Para peneliti kemudian menggunakan pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan untuk memecah kekayaan informasi yang diperoleh dari sel tumor.

“Saat Anda mengumpulkan 20.000 sel tumor, kami sedang mengembangkan 20 terabyte data yang benar-benar Anda butuhkan, yang membutuhkan kecerdasan buatan untuk melewati semua kumpulan data,” kata Marignani.

Berbekal informasi ini, peneliti dapat mencoba mengidentifikasi biomarker yang menunjukkan mengapa seorang wanita merespons pengobatan dengan baik sementara yang lain tidak, kata Marignani.

“Pada titik tertentu,” kata Marignani, “jika kami dapat mengidentifikasi biomarker potensial, kami akan dapat beralih ke studi uji klinis dan kemudian masuk ke populasi wanita dengan kanker payudara HER2-positif dan memvalidasi biomarker yang kami identifikasi.”

Marignani berharap bahwa pada akhir studi tiga tahun, para peneliti dan kolaborator akan dapat mengidentifikasi biomarker yang berguna secara medis. Penanda ini dapat “diserang” oleh bahan kimia yang direkayasa dan memberikan informasi apakah kanker telah kembali.

“Sebagai seorang ilmuwan, saya percaya kita tidak hanya akan meningkatkan kelangsungan hidup kanker payudara, tetapi juga banyak kanker,” kata Marignani.

Kunci untuk meningkatkan daya tahan kanker, kata Marignani, adalah memikirkan kembali bagaimana kita mengobati penyakit dan mengobati kanker dengan cara yang sama seperti kita mengobati penyakit kronis lainnya.

“Bisakah kita menyembuhkannya bersama-sama?” Marignani berkata, “Saya tidak bisa mengatakannya karena ada begitu banyak jenis kanker yang berbeda, tetapi ketika Anda memikirkannya secara statistik, sekelompok besar wanita yang meninggal karena kanker payudara di masa lalu, sekarang kemungkinan bertahan hidup Anda dalam kanker payudara yang didiagnosis setelah usia 5 tahun adalah 89 persen.”

Mahasiswa Humas Universitas Amikom Purwokerto
Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia.

Info Humas dan Kerjasama

Artikel Lainnya

Hari
Jam
Menit
Detik

Pendaftaran Jalur Gelombang 3 (Tiga)

Penerimaan Mahasiswa Baru

Pendaftaran Jalur Gelombang 3 (Tiga)

Hingga 10 September 2022